Jakarta, IndoBisnis — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan pada awal tahun ini dan mencapai level Rp16.000 per dolar AS. Pada Senin, 15 April 2024.
Saat ini, nilai tukar rupiah masih bertahan di level Rp16.117 per dolar AS. Meskipun rupiah sempat menyentuh level Rp16.000 pada tanggal 10 April 2024, namun pada tanggal 3 April 2020, nilai tukar rupiah pernah menembus Rp16.000. Sumber: Bisnis.com
Data perdagangan domestik saat ini menunjukkan bahwa rupiah menguat 44 poin atau 0,28% menjadi Rp15.848 pada perdagangan terakhir sebelum libur lebaran.
Namun, tren pelemahan rupiah terjadi sejak awal tahun ini. Pada awal tahun, rupiah masih berada di level Rp15.390.
Faktor pelemahan rupiah ini disebabkan oleh tren kenaikan dolar AS yang dipicu oleh faktor geopolitik dan inflasi yang meningkat di AS.
Selain itu, pasar keuangan sedang mengantisipasi bahwa The Fed akan menunda pemangkasan suku bunga hingga September 2024.
Namun, beberapa ahli ekonomi memproyeksikan bahwa rupiah dapat menguat kembali pada pertengahan tahun ini jika The Fed mulai menurunkan suku bunga.
Namun, menjelang akhir tahun, rupiah kemungkinan akan menghadapi tantangan baru terkait pemilu di AS. (Red)
