- Ringkasan Berita:
- Kementerian Keuangan mencatat realisasi transfer ke daerah (TKD) mencapai Rp256,8 triliun hingga April 2026 atau 37,1 persen dari pagu APBN.
- Meski mengalami kontraksi 1 persen dibanding tahun lalu, penyaluran tetap didorong oleh DBH, DAU, DAK nonfisik, dan bantuan daerah terdampak bencana Sumatera.
IndoBisnis — Kementerian Keuangan menyalurkan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp256,8 triliun hingga 30 April 2026 atau setara 37,1 persen dari total pagu APBN 2026 sebesar Rp693 triliun.
Realisasi TKD hingga April 2026 tercatat mengalami kontraksi 1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp259,4 triliun.
“TKD yang kami salurkan Rp256,8 triliun atau 37,1 persen dari pagu di APBN,” ujar Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta dikutip Antara , Rabu (20/5/2026).
Penyaluran TKD pada April 2026 terutama didorong oleh Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik, dan dana otonomi khusus guna memperkuat fiskal daerah.
Kementerian Keuangan juga memberikan relaksasi penyaluran dan tambahan alokasi anggaran sebesar Rp10,65 triliun untuk daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Tambahan alokasi tersebut disalurkan dalam tiga tahap tanpa syarat penyaluran dari pemerintah daerah.
Tahap I sebesar Rp4,4 triliun disalurkan pada Februari 2026. Selanjutnya Tahap II sebesar Rp3,1 triliun pada Maret dan Tahap III sebesar Rp3,1 triliun pada April 2026.
Kementerian Keuangan menyebut relaksasi penyaluran tersebut mendorong realisasi TKD wilayah terdampak bencana di Sumatera mencapai Rp42,96 triliun atau 48 persen dari total pagu anggaran.
Capaian tersebut dinilai lebih tinggi dibanding rata-rata nasional realisasi TKD hingga April 2026.
Namun demikian, sebagian penyaluran transfer daerah masih menunggu pemenuhan persyaratan administrasi dari pemerintah daerah.
Khusus tambahan dana otonomi khusus Aceh, pemerintah mencatat penyaluran Tahap I mencapai Rp30,39 miliar atau 40 persen dari total alokasi.
Sementara penyaluran Tahap II dan Tahap III masing-masing sebesar Rp22,79 miliar dijadwalkan berlangsung pada Mei dan Juni 2026.
Di sisi lain, realisasi belanja negara hingga April 2026 mencapai Rp1.082,8 triliun atau tumbuh 34,3 persen dibanding tahun sebelumnya.
Belanja kementerian/lembaga tercatat mencapai Rp400,5 triliun atau tumbuh 57,9 persen. Sementara belanja non-kementerian/lembaga mencapai Rp425,5 triliun atau meningkat 45,2 persen.
Realisasi belanja negara tersebut setara 28,2 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.
***
Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.
Artikel ini diterbitkan oleh IndoBisnis dengan judul: Kemenkeu Salurkan TKD Rp256,8 Triliun, Realisasi APBN Capai 37,1 Persen
Disclaimer
Informasi yang disajikan oleh IndoBisnis.co.id bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan, hukum, maupun pajak.
IndoBisnis.co.id tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial yang diambil pembaca berdasarkan informasi dalam artikel ini. Pembaca disarankan berkonsultasi dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting.
