Maluku Utara, IndoBisnis – Gunung Kie Matubu adalah salah satu gunung tertinggi di Maluku Utara, berdiri megah dengan ketinggian 1.730 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Terletak di jantung Kota Tidore, gunung ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus memacu adrenalin.
Kota Tidore, kota ketiga terluas di Indonesia setelah Dumai dan Palangkaraya, memiliki lanskap yang didominasi oleh gunung berapi yang kini sudah tidak aktif.
Gunung Kie Matubu atau sering juga disebut Gunung Tidore, menawarkan pemandangan memukau dari puncaknya. Pendaki bisa menikmati matahari terbit dan terbenam seakan-akan berada di tengah lautan Maluku Utara.
Berikut enam fakta menarik mengenai Gunung Kie Matubu yang dirangkum oleh IndoBisnis.co.idpada Senin, 24 Juni 2024:
1. Nama Lain Gunung Kie Matubu
Gunung ini juga dikenal dengan sebutan Gunung Tidore. Dari puncaknya, pemandangan pulau kecil di sekitar Kota Ternate dan Tidore terlihat sangat jelas. Gunung Kie Matubu lebih tinggi dari Gunung Gamalama di Ternate namun lebih mudah didaki karena jalur pendakiannya yang lebih tinggi.
2. Rute Pendakian
Rute pendakian bisa dimulai dari Desa Gurabunga, yang berada di ketinggian 646 mdpl dan bisa dicapai dengan ojek atau mobil dari Soasiu, pusat kota Tidore. Pendakian menuju puncak bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 3 jam, dengan waktu turun sekitar 2 jam.
3. Keindahan Flora dan Fauna
Sepanjang pendakian, wisatawan akan disuguhkan pemandangan hutan tropis dengan berbagai flora seperti pohon cengkih, pala, kayu manis, dan fauna yang beragam. Kapal feri dari Ternate ke Tidore beroperasi mulai pukul 7 pagi hingga 5 sore, memudahkan akses bagi para pendaki.
4. Pemandangan Gunung Gamalama dan Kie Besi
Jalur pendakian yang terjal namun terawat dengan baik ini memberikan pemandangan indah Gunung Gamalama di sebelah kanan, Desa Gurabunga di belakang, serta Gunung Kie Besi di kejauhan. Pendaki juga dapat mengikuti aliran sungai kecil yang mengalir dari puncak.
5. Kawah Tidak Aktif
Kie Matubu merupakan gunung berapi strato yang kini tidak aktif namun masih menjadi bagian dari rangkaian cincin api Pasifik. Pemandangan dari puncak kawah yang curam dan menakjubkan, ditumbuhi oleh tanaman, memberikan pengalaman tersendiri bagi pendaki.
6. Gunung yang Dikramatkan
Gunung Kie Matubu memiliki nilai budaya dan religi yang tinggi, serupa dengan Gunung Gamalama. Berbagai cerita dan situs bersejarah dapat ditemui sepanjang jalur pendakian. Desa Gurabunga, yang terletak di punggungan gunung, menjadi destinasi wisata budaya yang tidak boleh dilewatkan setelah pendakian.
Gunung Kie Matubu bukan hanya menawarkan petualangan fisik tetapi juga perjalanan budaya dan sejarah yang kaya, menjadikannya destinasi yang sempurna bagi para pencinta alam dan sejarah.***
