Jakarta. IndoBisnis — Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa bos sindikat narkoba jaringan internasional, Fredy Pratama, masih belum ditangkap hingga saat ini. Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa,
“Fredy Pratama dilindungi oleh gengster karena orangtuanya terlibat dalam sindikat narkoba di Thailand, ” kata Direktur Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa dikutip dari Kompas.com, Sabtu (30/12).
Fredy Pratama diduga masih berada di Thailand, namun penangkapannya mengalami kesulitan. Bareskrim Polri terus bekerja sama dengan kepolisian Thailand, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai dalam upaya penangkapan Fredy Pratama.
“Polri telah berhasil menangkap sekitar 44 anak buah Fredy Pratama yang terlibat dalam kasus tindak pidana narkoba dan pencucian uang, ” ujar Mukti
Fredy Pratama diduga mengendalikan peredaran gelap narkoba jenis sabu dan ekstasi di Indonesia dan Malaysia. “Fredy Pratama dikenal dengan beberapa nama samaran seperti The Secret, Cassanova, Mojopahit, dan Airbag. Ia juga diduga telah mengubah identitas dan wajahnya melalui operasi plastik, ” kata Mukti
Terkait dengan jaringan narkoba ini, Polri telah menyita total aset senilai Rp 75,62 miliar dari anak buah Fredy yang telah ditangkap. “Aset tersebut terdiri dari 20 tanah dan bangunan senilai Rp 44 miliar, 18 unit kendaraan senilai Rp 7,8 miliar, uang tunai senilai Rp 22 miliar, dan perhiasan senilai Rp 1,82 miliar., “jelasnya Mukti.***
Mardan Amin
