JAKARTA, IndoBisnis – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyiapkan langkah lebih lanjut terkait isu dugaan gratifikasi pesawat jet yang belakangan ramai diperbincangkan.
Isu ini mencuat setelah ada desas-desus bahwa KPK akan mengirim tim untuk menindaklanjuti laporan yang diterima dari masyarakat. Namun, Wakil Ketua KPK, Alex Marwata, membantah keras kabar tersebut.
“Emang saya pernah ngomong akan kirim tim?” ujar Alex dengan nada bercanda saat ditanya oleh awak media. Pernyataan ini langsung disambut dengan tawa dari Mbak Yeye, salah satu juru bicara KPK, yang turut hadir di lokasi. “Nggak ada,” tegas Yeye, yang diikuti dengan canda tawa lebih lanjut.
Alex kemudian menjelaskan bahwa tidak ada instruksi untuk mengirim tim, dan menegaskan bahwa ini adalah mekanisme prosedur biasa di KPK.
“Kalau ada informasi dari masyarakat, kami biasa mengundang. Jadi, kalau terkait dengan laporan-laporan penerimaan, lewat Direktorat Gratifikasi dan Kedeputian Pencegahan kami mengundang,” jelas Alex.
Menurutnya, sebelum proses klarifikasi, pihak yang terlibat sering kali sudah mendeklarasikan informasi yang dimaksud.
“Kalau itu dibayar, uang pembayaran ada dan seterusnya, kalau bagian dari fasilitas usaha, ya selesai, seperti itu,” tambahnya.
Alex menekankan bahwa klarifikasi dilakukan untuk kebaikan bersama dan agar masyarakat tidak lagi dibuat bingung oleh isu-isu yang beredar.
Terkait pemanggilan Kaesang Pangarep, yang namanya turut disebut-sebut dalam isu ini, Alex memberikan sedikit bocoran bahwa surat undangan sedang dalam tahap konsep.
“Surat sedang dikonsep, apakah nanti apa, saya tidak tahu posisi bersangkutan saat ini ada di mana,” ujar Alex.
Ketika ditanya apakah Kaesang yang akan datang ke KPK atau sebaliknya, Alex dengan tegas menjawab, “Yalah… masa kita harus datang ke sana, ngapain gitu?”***
