Jumat, Mei 1, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalNatalius Pigai Kenang Masa Sebelum Jadi Menteri HAM Saya Pernah Jadi Juru...

Natalius Pigai Kenang Masa Sebelum Jadi Menteri HAM Saya Pernah Jadi Juru Parkir

JAKARTA, IndoBisnis – Natalius Pigai mengenang perjalanan hidupnya sebelum menjabat sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kisah itu ia bagikan dalam seremonial pisah sambut menteri di Gedung Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kuningan, Jakarta, Senin (21/10/2024).

Dalam sambutannya, Pigai menyapa para pegawai yang hadir, termasuk juru parkir di lingkungan Kemenkumham. Ia mengaku memiliki hubungan emosional dengan para pekerja di posisi tersebut, karena dirinya pernah bekerja sebagai juru parkir.

“Saya juga menghormati juru parkir, karena saya pernah menjadi juru parkir di Kementerian Transmigrasi. Mungkin ada di antara yang hadir di sini yang pernah menjalani profesi itu juga,” kata Pigai disambut tepuk tangan dari hadirin.

Pigai kemudian mengisahkan perjalanan kariernya, mulai dari pegawai honorer, staf khusus di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hingga menjadi Komisioner Komnas HAM. Ia ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang dan mengubah nasibnya.

“Juru parkir belum tentu tetap jadi juru parkir, siapa tahu bisa jadi juru mudi,” selorohnya, yang kembali mengundang tawa hadirin.

Dengan nada humor, Pigai juga menyebut bahwa kini hidupnya akan berubah dari “normal” menjadi lebih “formal” setelah menduduki jabatan sebagai Menteri HAM.

“Saya merasa berpindah dari kehidupan normal ke kehidupan formal. N itu normal, Natalius. P itu pormal, Pigai,” candanya, yang lagi-lagi mengundang gelak tawa.

Meskipun kerap melontarkan humor, Pigai memastikan bahwa dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri HAM, ia akan bekerja dengan serius, terutama dalam isu-isu yang menyangkut hak asasi manusia.

“Setiap hari saya memikirkan soal hak asasi manusia. Di rumah, di jalan, bahkan di kampus, saya selalu bicara soal HAM. Lebih dari ratusan kali saya berdialog tentang HAM di televisi. Ini sudah menjadi bagian dari hidup saya,” ujar Pigai dengan nada tegas.

Pidato Natalius Pigai yang penuh humor dan ketegasan itu menutup seremonial pisah sambut menteri dengan kesan yang mendalam bagi seluruh hadirin.

Sebagai Menteri HAM, Pigai bertekad untuk terus memperjuangkan keadilan dan hak asasi bagi seluruh rakyat Indonesia.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments