Minggu, Mei 3, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISAfrika Ingin Lepas dari Ketergantungan Dolar AS, Bisa Ubah Masa Depan Ekonomi?

Afrika Ingin Lepas dari Ketergantungan Dolar AS, Bisa Ubah Masa Depan Ekonomi?

GHANA, IndoBisnis – Ketergantungan Afrika pada dolar AS dinilai sebagai penghalang utama bagi perkembangan ekonomi benua itu. Mashood Jacob Ajene, seorang analis dari Pusat Penelitian Afrika-Rusia di Ghana, menyebut bahwa dengan lebih dari 1,2 miliar penduduk, Afrika memiliki potensi besar untuk membentuk ekonomi mandiri melalui mata uang tunggal.

Ajene menilai, dunia yang semakin multipolar, dipimpin oleh Rusia dan China, adalah peluang bagi Afrika untuk memperkuat ketahanan ekonominya dan mengurangi pengaruh AS.

“Amerika Serikat menjadi kuat karena dolar, yang sejatinya hanyalah kertas,” ujar Ajene seorang analis dari Pusat Penelitian Afrika-Rusia di Ghana, seperti dilansir RT, Kamis 14 November 2024.

Ia menyoroti bahwa ketergantungan Afrika pada dolar AS membatasi kemandirian ekonomi benua ini dan mengungkapkan keinginan bagi Afrika untuk bergerak menuju dunia multipolar.

Ajene juga menyinggung dampak kebijakan AS terhadap ketegangan global, khususnya terkait konflik Rusia-Ukraina.

Ia merujuk pada janji kampanye Donald Trump yang menyatakan akan mengakhiri perang Rusia-Ukraina dalam 24 jam jika terpilih kembali.

Menurut Ajene, sikap ini mencerminkan peran Barat dalam mempengaruhi ketegangan dunia.

“Banyak yang menginginkan perdamaian, dan mereka percaya Trump akan menghentikan perang,” katanya, mengindikasikan bahwa perubahan kepemimpinan di AS bisa berdampak pada dinamika konflik global saat ini.

Dalam wawancara eksklusif dengan RT, Wakil Menteri Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afrika Selatan, Thandi Moraka, menyerukan agar negara-negara di Afrika dan Global South lebih mandiri dalam strategi pembangunan mereka.

Menurutnya, sudah saatnya negara-negara Afrika melepaskan diri dari pengaruh Barat dan berdiri di atas kaki sendiri.

“Ini saatnya bagi Afrika dan negara-negara Global South untuk membongkar otoritas kekuasaan yang ada di pusat dunia unipolar,” tegas Moraka.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan di antara negara-negara Global South dengan mengatakan, “Masalah Afrika membutuhkan solusi Afrika.”

Moraka menambahkan, melalui kolaborasi yang kuat, negara-negara di Global South bisa beralih dari dunia unipolar ke multipolar, sebuah tatanan di mana kedaulatan setiap negara dihormati dan supremasi hukum ditegakkan.

Untuk memperkuat posisi Afrika di panggung global, bebas dari ketergantungan ekonomi dan politik terhadap negara adidaya.***

Artikel ini telah tayang di IndoBisnis.co.id.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments