Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaBERANDAKesehatanPT Wanatiara Persada & PT Rimba Kurnia Alam, Gandeng Unkhair Gelar Kampung...

PT Wanatiara Persada & PT Rimba Kurnia Alam, Gandeng Unkhair Gelar Kampung Sehat

Kolaborasi lintas sektor antara dunia industri dan akademik hadirkan intervensi kesehatan langsung bagi masyarakat lingkar tambang.

 

OBI – Dua perusahaan tambang besar di Pulau Obi, yakni PT Wanatiara Persada (WP) dan PT Rimba Kurnia Alam (RKA), kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.

Kali ini, keduanya menggandeng Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate untuk meluncurkan program bertajuk “Kampung Sehat Tambang: Sinergi Lintas Sektor untuk Peningkatan Kesehatan Ibu, Anak, dan Usia Lanjut di Wilayah Lingkar Tambang.”

Foto Bersama, Deputy GM Legal dan PR PT Wanatiara Persada Darmanusa Alting, Manager CSR Sandri Sanangka, Sekretaris Camat Obi Fahdin Bahrudin, Tim KedokteranFKIK Unkhair, serta Koordinator CSR PT RKA Husni Abusama.

Kegiatan ini secara resmi dibuka di Kantor Camat Obi, Desa Laiwui, pada Selasa (7/10/2025). Hadir dalam acara tersebut Deputy GM Legal dan PR PT Wanatiara Persada Darmanusa Alting, Manager CSR Sandri Sanangka, Sekretaris Camat Obi Fahdin Bahrudin, dr. Nurmala Dewi dari FKIK Unkhair, serta Koordinator CSR PT RKA Husni Abusama.

Sinergi Pendidikan dan Industri untuk Kesehatan Masyarakat

Dalam sambutannya, Darmanusa Alting menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

“Program ini sangat tepat karena kegiatan pengabdian masyarakat dari Fakultas Kedokteran dikolaborasikan dengan program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) perusahaan,” ujar Darmanusa.

Ia menambahkan, PT Wanatiara Persada dan PT RKA tidak hanya berorientasi pada pembangunan ekonomi, tetapi juga aktif meningkatkan kualitas hidup masyarakat lingkar tambang.

“Kami berterima kasih kepada Unkhair yang telah mempercayakan kami untuk mendukung penuh kegiatan ini. Harapan kami, sinergi ini terus berlanjut dan dapat menyentuh bidang lain,” tambahnya.

Menurutnya, Owner PT Wanatiara Persada, Suherman, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja sama ini.

“Pimpinan kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, terutama pihak kecamatan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Foto: dr. Nurmala Dewi, S.Ked., MHPE

Intervensi Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

Ketua Tim FKIK Unkhair, dr. Nurmala Dewi, S.Ked., MHPE, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama tiga hari, yakni 7–9 Oktober 2025, di dua desa binaan perusahaan: Desa Sambiki dan Desa Buton.

“Awalnya kami berencana melaksanakan di Desa Kampung Baru, namun setelah berdiskusi, diputuskan di Desa Buton karena merupakan desa binaan kedua perusahaan,” jelasnya.

dr. Nurmala menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan intervensi kesehatan yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kalau hanya sosialisasi, masyarakat cepat bosan. Kami ingin hasil yang nyata, jadi kami lakukan pretest, posttest, pemeriksaan kesehatan, pengobatan langsung, dan pembagian obat gratis,” ungkapnya.

Kegiatan ini melibatkan 5 mahasiswa dan 7 dosen lintas disiplin ilmu—kedokteran, farmasi, gizi, dan psikologi—yang terjun langsung memberikan layanan.

“Masing-masing punya peran, mulai dari pemeriksaan gizi, konseling psikologi, hingga praktik menanam tanaman obat keluarga,” katanya.

Selain pelayanan kesehatan, tim juga memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan praktik pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman obat keluarga (TOGA).

“Kami ingin masyarakat mandiri menjaga kesehatan melalui tanaman obat yang mereka tanam sendiri,” ujarnya.

Usai pembukaan, tim langsung bergerak menuju Desa Sambiki sebagai lokasi pertama pelaksanaan kegiatan. Kantor desa tampak dipadati warga yang antusias menunggu giliran pemeriksaan kesehatan.

Foto: kanan Kepala Desa Sambiki, Haerudin Wahid. Tengah Bagian kiri Foto: Ketua Tim FKIK Unkhair, dr. Nurmala Dewi, S.Ked., MHPE. Tengah bagian kiri, Manager CSR Sandri Sanangka. Tengah bagian kiri Foto : Koordinator CSR PT RKA Husni Abusama.

Kepala Desa Sambiki, Haerudin Wahid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak perusahaan dan Unkhair.

“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Warga bisa periksa kesehatan gratis, mendapat obat, dan edukasi langsung dari tenaga ahli,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Obi, Fahdin Bahrudin, menilai langkah yang dilakukan PT Wanatiara Persada dan PT RKA sebagai contoh kolaborasi ideal antara sektor swasta dan pendidikan tinggi.

“Saya sangat berterima kasih kepada kedua perusahaan dan tim Fakultas Kedokteran Unkhair. Kegiatan ini sangat bermakna bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Fahdin menegaskan bahwa selama ini, PT Wanatiara Persada dan PT RKA termasuk perusahaan paling aktif dan responsif dalam kegiatan sosial.

“Perusahaan ini tidak hanya bicara, tapi langsung turun ke lapangan. Mereka cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi sosial dan kesehatan masyarakat Obi masih memerlukan perhatian serius.

“Karena itu, kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat kami, terutama kelompok rentan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Fahdin secara resmi melepas tim Fakultas Kedokteran Unkhair untuk melaksanakan kegiatan lapangan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya mewakili Camat Obi secara resmi melepas tim Unkhair. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Obi,” tutupnya.

***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments