- Ringkasan Berita:
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa, 2 Juni 2026, dengan lonjakan signifikan sebesar 1,57 persen atau 97,21 poin ke level 6.210,00.
- Penguatan pasar didorong oleh kenaikan sejumlah saham unggulan, terutama sektor energi, properti, dan infrastruktur.
- Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top gainer dengan kenaikan 24,60 persen, disusul PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang melesat 23,08 persen.
JAKARTA, IndoBisnis – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/6/2026), dengan performa positif.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat menguat 97,21 poin atau naik 1,57 persen ke level 6.210,00. Kenaikan tersebut mencerminkan sentimen positif investor yang kembali masuk ke pasar saham setelah tekanan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.
Dari total 834 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, pergerakan saham menunjukkan dominasi zona hijau dengan puluhan saham mencatat kenaikan signifikan pada awal perdagangan.
CUAN Pimpin Daftar Top Gainer
Saham-saham sektor energi, properti, dan industri menjadi pendorong utama penguatan indeks.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi setelah melonjak 24,60 persen atau naik 155 poin ke level Rp785 per saham.
Posisi kedua ditempati PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang melesat 23,08 persen ke level Rp1.280 per saham.
Sementara itu, PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) menguat 21,37 persen menjadi Rp318 per saham.
10 Saham Top Gainer Pagi Ini
1. CUAN naik 24,60% ke Rp785
2. OMRE naik 23,08% ke Rp1.280
3. APLI naik 21,37% ke Rp318
4. BUVA naik 16,45% ke Rp885
5. LINK naik 14,16% ke Rp1.290
6. PTRO naik 13,49% ke Rp5.300
7. KUAS naik 12,09% ke Rp102
8. AGAR naik 10,92% ke Rp264
9. ALKA naik 10,91% ke Rp610
10. NZIA naik 10,61% ke Rp146
Selain itu, saham BRPT, TIRT, SINI, BKDP, KKES, FILM, SKRN, UDNG, FOOD, dan MYOH juga masuk daftar penguatan terbesar pada pembukaan perdagangan.
Saham Perbankan dan Logistik Masuk Zona Merah
Di sisi lain, sejumlah saham mengalami tekanan jual dan masuk jajaran top loser.
PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah terkoreksi 9,60 persen ke level Rp226 per saham.
Disusul PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) yang turun 9,57 persen menjadi Rp520 per saham serta PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) yang melemah 8,43 persen ke level Rp4.020 per saham.
10 Saham Top Loser Pagi Ini
1. PPGL turun 9,60% ke Rp226
2. JECC turun 9,57% ke Rp520
3. BINA turun 8,43% ke Rp4.020
4. TPMA turun 8,20% ke Rp448
5. IPTV turun 7,89% ke Rp35
6. LMAX turun 7,83% ke Rp106
7. DNET turun 7,76% ke Rp10.100
8. TFCO turun 7,69% ke Rp600
9. PLAN turun 7,50% ke Rp37
10. BLTA turun 7,50% ke Rp37
Tekanan juga terjadi pada saham AWAN, PORT, ENAK, KDTN, SQMI, WSBP, TARA, BALI, HBAT, dan GPRA.
Saham-Saham Big Caps Bergerak Stagnan
Sejumlah saham berkapitalisasi besar atau big caps terpantau belum mengalami perubahan harga pada pembukaan perdagangan.
Beberapa di antaranya adalah:
– ISAT di Rp2.160
– ADRO di Rp2.300
– GOTO di Rp50
– BELI di Rp338
– MYOR di Rp1.840
– PGEO di Rp895
– PTBA di Rp2.780
– MDIY di Rp885
– SMGR di Rp1.690
– STTP di Rp10.200
Pergerakan stagnan pada saham-saham tersebut menunjukkan investor masih menunggu arah pasar yang lebih jelas sepanjang sesi perdagangan berlangsung.
20 Saham Direkomendasikan Beli
Berdasarkan pemantauan perdagangan awal, sejumlah saham memperoleh rekomendasi Strong Buy karena dinilai memiliki momentum teknikal yang kuat.
Saham-saham tersebut antara lain:
– BKDP di Rp125
– OMRE di Rp1.280
– STTP di Rp10.200
– YULE di Rp3.360
– MPMX di Rp1.150
– MMIX di Rp448
– KING di Rp565
– FORU di Rp1.550
– AGAR di Rp264
– CLAY di Rp2.910
– ADMG di Rp218
– INPS di Rp750
– WGSH di Rp130
– PURA di Rp38
– AMIN di Rp260
– KEJU di Rp625
– PGJO di Rp885
– MAPI di Rp1.500
– CMNT di Rp810
– ALKA di Rp610
Penguatan IHSG pada awal perdagangan menunjukkan optimisme pelaku pasar masih terjaga. Lonjakan saham sektor energi, properti, dan industri menjadi sinyal bahwa investor mulai kembali memburu saham-saham yang memiliki potensi pertumbuhan jangka pendek.
Meski demikian, volatilitas pasar masih berpotensi terjadi sepanjang sesi perdagangan sehingga investor disarankan tetap memperhatikan fundamental perusahaan, manajemen risiko, serta perkembangan sentimen domestik dan global sebelum mengambil keputusan investasi.
***
Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.
Artikel ini diterbitkan oleh IndoBisnis dengan judul: IHSG Melonjak 1,57%, CUAN dan OMRE Pimpin Penguatan
Disclaimer
Informasi yang disajikan oleh IndoBisnis.co.id bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan, hukum, maupun pajak.
IndoBisnis.co.id tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial yang diambil pembaca berdasarkan informasi dalam artikel ini. Pembaca disarankan berkonsultasi dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting.
