Labuha. IndoBisnis — Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, yang dipimpin Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba telah memperkuat lumbung pangan di 15 desa di tersebut.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjamin ketahanan pangan dan mengatasi krisis pangan global akibat perubahan iklim.
Kementerian Pertanian Halmahera Selatan mencanangkan program tersebut dengan menyediakan 5 ton beras dan 2,5 ton sagu tumang.
“Kondisi cuaca berperan penting dalam perkembangan pasokan pangan yang dihasilkan petani, oleh karena itu pemerintah melakukan pemetaan di 249 desa dan mengidentifikasi 15 desa dengan kerentanan pangan tertinggi,” kata Hj. Suratmi Al Jogja Sekertaris Dinas Pertanian Halmahera Selatan,Kamis 18 Januari 2024.
Kehadiran lumbung pangan ini sangat penting di Indonesia, karena beras merupakan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dan hasil panen dapat sangat terpengaruh oleh kondisi cuaca ekstrem.
Bupati Bassam Kasuba menekankan pentingnya program ketahanan pangan dalam menjamin ketersediaan pangan yang merupakan kebutuhan mendasar masyarakat.
“Pemerintah setempat berharap lumbung pangan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan didistribusikan kepada yang membutuhkan,” kata Basam Kasuba dalam sambutannya.
Peresmian lumbung pangan di Desa Yamli dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah dan perwakilan masyarakat.***
