Labuha. IndoBisnis — Program bedah rumah yang dilakukan Bupati Bassam Kasuba merupakan bukti nyata kepeduliannya terhadap masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fadli Hi. Kadir, saat berkunjung langsung ke Desa Galala, Kecamatan Mandioli.
Berdasarkan arahan Bupati Bassam Kasuba, memotivasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk mengunjungi langsung Desa Galala dan meninjau kondisi rumah, kata Fadli.
Hasil pemeriksaan menunjukkan rumah dan tanah yang ditempati nelayan setempat adalah miliknya.
Namun, ada beberapa dokumen administrasi yang tidak lengkap, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang harus segera diproses.
“Tujuan Bupati Bassam Kasuba memastikan penerima program bedah rumah adalah mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Fadli.
Meski dokumen administrasi belum lengkap, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman tetap membantu proses pengurusan KTP agar program dapat berjalan sesuai harapan.
Menurut Fadli, program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian Bupati terhadap masyarakat kurang mampu di Halmahera Selatan.
“Diharapkan program ini tetap berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Halmahera Selatan,” imbuhnya.
Saat ini Pemkab Halmahera Selatan telah mengalokasikan anggaran sebesar 1,7 miliar rupiah dari APBD tahun 2024 untuk program bedah rumah (RTLH) tahun 2024.
