Rabu, April 22, 2026
spot_img
BerandaHUKUM DAN KRIMINALPejabat Kementerian Investasi Dipanggil KPK, Terkait Kasus Suap Gubernur Malut

Pejabat Kementerian Investasi Dipanggil KPK, Terkait Kasus Suap Gubernur Malut

Jakarta, IndoBisnis — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil pejabat Kementerian Investasi atau BKPM untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus suap pengadaan dan izin proyek di Pemprov Maluku Utara. Pemeriksaan saksi tersebut terkait kasus dugaan korupsi Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba.

“Lokasinya di Gedung KPK Merah Putih,” kata Juru Bicara KPK Bidang Penegakan Hukum dan Kelembagaan Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat, 1 Maret 2024.

Ali menyebut ada 3 orang saksi dalam jadwal panggilan hari ini. Diantaranya adalah Direktur Hilirisasi Bidang Mineral dan Batubara Kementerian Investasi/BKPM, Hasyim Daeng Barang.

Selain Hasyim, penyidik memanggil pihak swasta Elang Kusnandar Prijadikusuma dan seorang mahasiswa bernama Gusti Chairunissya Kusumayuda.

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan Abdul Gani Kasuba (AGK) sebagai tersangka kasus dugaan suap. Gani diduga menerima suap terkait proyek infrastruktur di Malut.

Nilai berbagai proyek infrastruktur di Malut mencapai Rp 500 miliar yang bersumber dari APBN. Gani diduga memerintahkan anak buahnya memanipulasi progres proyek seolah-olah sudah selesai lebih dari 50 persen agar pencairan anggaran bisa terlaksana. Abdul Gani diduga menerima suap sebesar Rp2,2 miliar yang digunakan untuk akomodasi hotel dan biaya kesehatan pribadinya.

Abdul Gani juga diduga menerima simpanan dari PNS di Malut. Berikut daftar tersangka dalam kasus ini:

1. Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba

2. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Malut Adnan Hasanudin

3. Kepala Dinas PUPR Malut Daud Ismail

4. Kepala BPPBJ Malut, Ridwan Arsan

5. Ajudan Gubernur Malut, Ramadhan Ibrahim

6. Pesta pribadi, Stevi Thomas

7. Pesta pribadi, Kristian Wuisan.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments