IndoBisnis – Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menyerukan kepada para pemimpin Iran agar memberikan jaminan kredibel bahwa Iran tidak tengah mengembangkan senjata nuklir, serta menunjukkan komitmen nyata untuk menyelesaikan konflik melalui jalur negosiasi.
“Kami masih siap untuk menegosiasikan solusi. Namun, Iran harus bertindak segera… tidak ada kata terlambat untuk datang ke meja perundingan jika seseorang datang dengan niat yang tulus,” ujar Wadephul dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Yordania, Rabu (18/6/2025), sebagaimana dikutip Reuters.
Wadephul juga menegaskan bahwa kekhawatiran Israel terhadap kemungkinan Iran memiliki senjata nuklir adalah wajar, dan menyebut bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri.
“Keputusan Israel untuk melakukan sesuatu terhadap ancaman ini dapat dipahami,” katanya. Namun, ia menyayangkan jatuhnya korban sipil akibat serangan udara balasan antara Iran dan Israel yang terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, pemerintah Jerman mengatur penerbangan khusus pada Rabu dan Kamis untuk mengevakuasi sekitar 180 warga negaranya dari Iran melalui Amman, Yordania.
Dalam pernyataan lainnya, Wadephul juga menyebut bahwa Jerman dan Suriah telah menyepakati pembentukan dewan ekonomi bilateral. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kerja sama dan mendukung kemakmuran serta stabilitas di kawasan Timur Tengah.
***
