Jumat, Mei 1, 2026
spot_img
BerandaBERANDANasionalJames Uang: Dari Guru Desa hingga Bupati Dua Periode Halmahera Barat

James Uang: Dari Guru Desa hingga Bupati Dua Periode Halmahera Barat

  • Ringkasan Berita:
  • James Uang meniti karier dari dunia pendidikan hingga politik. Kini, ia menjabat Bupati Halmahera Barat untuk periode kedua setelah memenangkan Pilkada 2024 bersama Djufri Muhamad.

IndoBisnis — Nama James Uang bukan sosok baru dalam panggung politik di Halmahera Barat. Lahir pada 6 Juli 1964 di Desa Tuguis, Kecamatan Loloda, ia dikenal sebagai birokrat-politikus yang tumbuh dari akar masyarakat lokal.

Melansir Wikipedia Perjalanan hidupnya mencerminkan transformasi yang tidak instan—dari ruang kelas hingga kursi kekuasaan. Ia mengawali karier sebagai guru pada 1989 hingga 2004, bahkan sempat menjabat kepala sekolah di SMP Kristen Elim Ibu.

Langkah politik James dimulai pada 2004 saat ia terjun sebagai anggota DPRD Halmahera Barat. Kariernya terus menanjak, dari anggota legislatif hingga dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRD periode 2009–2014.

Dalam lintasan politik, ia pernah berkiprah di Partai Golkar pada periode 1997–2002, sebelum berlabuh di Partai Demokrat. Sejak 2011, ia menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Halmahera Barat—posisi strategis yang memperkuat basis politiknya di daerah.

Puncak karier politiknya tercapai saat terpilih sebagai Bupati Halmahera Barat periode 2021–2025. Kepercayaan publik kembali ditegaskan pada Pilkada 2024, ketika ia berpasangan dengan Djufri Muhamad.

Pasangan ini meraih 28.781 suara atau sekitar 42 persen suara sah—angka yang cukup untuk mengamankan kemenangan.

Ia kembali dilantik untuk periode kedua (2025–2030) oleh Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.

Dari sisi pendidikan, James menempuh jalur akademik secara bertahap: SD GMIH Soasangaji (1979), SMP Dharma Bhakti Ibu (1983), PGAK Ternate (1986), hingga meraih gelar sarjana di UNKHAIR Ternate (2003) dan magister di STIE Malang (2012).

Di luar pemerintahan, ia juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Ia pernah menjabat Ketua GMKI Cabang Ternate, Ketua KNPI Kecamatan Ibu, hingga Ketua BP3G Sinode Gereja Masehi Injili Halmahera.

Sebagai putra daerah dari suku Ibu—salah satu suku asli Halmahera Barat—James Uang dikenal memiliki kedekatan sosial dengan masyarakat akar rumput. Ia menikah dengan Meri Popala dan tetap aktif dalam kehidupan sosial komunitasnya.

Rekam jejak tersebut memperlihatkan satu pola: kepemimpinan yang dibangun dari bawah, bukan dari panggung instan.

Dari guru desa hingga kepala daerah dua periode, perjalanan James Uang menegaskan konsistensi dalam membangun karier politik berbasis pengalaman dan jaringan sosial.

Di tengah dinamika politik lokal, ia menjadi representasi figur yang bertahan—bukan karena popularitas sesaat, melainkan karena akar yang kuat di masyarakat.

***

Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments