Rabu, Februari 11, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISEmpat Saham Bangkit dari Suspensi, BEI Buka Perdagangan

Empat Saham Bangkit dari Suspensi, BEI Buka Perdagangan

  • Ringkasan
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham empat emiten mulai sesi I, Rabu (11/2), setelah sebelumnya disuspensi akibat lonjakan harga kumulatif yang signifikan.
  • Keempat emiten tersebut adalah PT Lion Metal Works Tbk (LION), PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO).
  • Sebelum suspensi, saham-saham tersebut mencatatkan kenaikan tajam dengan volume dan nilai transaksi yang besar, memicu langkah pengawasan ketat dari otoritas bursa.

 

IndoBisnis – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham empat emiten mulai sesi I, Rabu (11/2), setelah sebelumnya diberlakukan suspensi hingga Selasa (10/2).

Pembukaan kembali perdagangan ini dilakukan setelah masa penghentian sementara akibat lonjakan harga saham yang dinilai signifikan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan bahwa keempat saham tersebut dapat kembali diperdagangkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perdagangan saham PT Lion Metal Works Tbk, PT Buana Artha Anugerah Tbk, PT Indo Boga Sukses Tbk, dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk dibuka kembali mulai sesi I, Rabu (11/2),” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi yang dikutip IndoBisnis, Selasa (10/2).

Empat emiten yang kembali diperdagangkan tersebut masing-masing adalah PT Lion Metal Works Tbk (LION), PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO). Saham-saham ini sebelumnya disuspensi dalam periode berbeda karena mengalami kenaikan harga kumulatif yang dinilai tidak wajar.

Saham LION tercatat menguat Rp105 menjadi Rp710 per lembar pada penutupan sesi II, Senin (9/2), sehari sebelum suspensi diberlakukan. Volume perdagangan saham emiten milik Keluarga Cheng ini mencapai 9,42 juta lembar dalam 4.603 kali transaksi dengan nilai Rp6,69 miliar.

Dalam sepekan terakhir sebelum suspensi, saham LION melesat 72,33% atau naik Rp298 menjadi Rp710 per saham. Sementara dalam periode satu bulan, saham ini telah naik 62,10% atau setara Rp272 per lembar.

Sementara itu, saham PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) terkerek Rp155 menjadi Rp780 per lembar pada penutupan sesi II, sehari sebelum suspensi yang berlaku pada 28 Januari. Volume transaksi saham emiten milik David Darius H.K ini mencapai 17,18 juta lembar dalam 7.180 kali transaksi dengan nilai Rp12,44 miliar.

Dalam satu bulan sebelum suspensi, harga saham STAR melonjak 89,32% atau Rp368 menjadi Rp780 per saham. Bahkan, dalam rentang enam bulan, saham ini tercatat meroket hingga 1.802,4% atau naik Rp739 per lembar.

Saham PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) juga mencatat penguatan signifikan. Sehari sebelum suspensi pada 22 Januari, saham IBOS naik Rp13 menjadi Rp151 per lembar pada penutupan sesi II. Volume perdagangan mencapai 103,98 juta lembar dalam 4.130 kali transaksi dengan nilai Rp15,58 miliar.

Adapun saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) naik Rp10 menjadi Rp113 per lembar pada penutupan sesi II, 26 Januari lalu. Volume perdagangan saham emiten milik Markus Silitonga ini tercatat sebanyak 7,55 juta lembar dalam 341 kali transaksi dengan nilai Rp848,30 juta.

Pembukaan kembali perdagangan empat saham ini menandai berakhirnya masa suspensi yang diberlakukan BEI sebagai langkah pengawasan atas pergerakan harga yang melonjak tajam. Investor diharapkan tetap mencermati risiko dan informasi fundamental emiten sebelum melakukan transaksi.

***

Mardan Amin, Jurnalis IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.

Artikel ini diterbitkan oleh IndoBisnis dengan judul: Empat Saham Bangkit dari Suspensi, BEI Buka Perdagangan

Disclaimer

Informasi yang disajikan oleh IndoBisnis.co.id bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan, hukum, maupun pajak.

IndoBisnis.co.id tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial yang diambil pembaca berdasarkan informasi dalam artikel ini. Pembaca disarankan berkonsultasi dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments