JAKARTA, IndoBisnis – Perdebatan sengit antara Rocky Gerung dan Silfester Matutina yang disiarkan melalui akun X @ntijamet, menarik perhatian publik setelah Rocky Gerung diduga keceplosan menyebutkan informasi sensitif terkait Gibran Rakabuming, putra Presiden Jokowi.
Dalam perdebatan itu, Rocky Gerung diduga mengungkap percakapannya di masa lalu dengan Gibran, yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo.
“Ini beneran ga pada ngeh Rocky Gerung keceplosan sesuatu tentang Fufufafa?” bunyi unggahan yang dilansir IndoBisnis.co.id pada Kamis (5/9/2024).
“Fufufafa” adalah julukan baru yang disematkan untuk Gibran, yang dituding memiliki akun Kaskus dengan nama tersebut.
https://twitter.com/ntijamet/status/1831182608170160585/video/1
Rocky Gerung, yang dikenal sebagai kritikus politik lulusan Universitas Indonesia, sempat mengkritik kepemimpinan Gibran saat menjadi Wali Kota.
Dalam pernyataan yang kini viral, Rocky mengklaim bahwa para menteri kerap menyetor uang kepada Gibran setiap Sabtu.
“Waktu itu dia (Gibran) adalah walikota, saya kritik. Dia ngaku bahwa setiap Sabtu, para menteri kasih duit,” ujar Rocky Gerung.
Lebih jauh, Rocky juga diduga secara terang-terangan menyebut Gibran dengan istilah “koruptor”.
Pernyataan tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu respons dari berbagai kalangan, termasuk komedian Sammy Notasimbloy.
Sammy, melalui cuitannya, menyoroti pernyataan Rocky sebagai bukti baru terkait dugaan korupsi yang menyeret nama keluarga Presiden Jokowi, termasuk Gibran dan adiknya, Kaesang Pangarep.
“Angkat ini lah: ‘Menteri-menteri setiap Sabtu kasih uang (ke Gibran),'” tulis Sammy.
“Omongan Rocky Gerung semalam jadi sebuah konfirmasi buat gua. Oh, bener kabar yang pernah gua dengar,” tambahnya.
Sammy juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera bertindak dan menyelidiki lebih lanjut terkait dugaan ini.
“Ayo @KPK_RI, selidiki lagi tuh, banyak bahan,” desak Sammy.
Menariknya, cuitan Sammy tersebut juga menarik perhatian komedian dan aktivis Pandji Pragiwaksono, yang belakangan ini giat bersuara mengenai kontroversi seputar Gibran dan Kaesang.
Pandji bahkan membagikan ulang cuitan Sammy, semakin memperluas perhatian publik terhadap isu tersebut.
Dengan semakin maraknya spekulasi ini, masyarakat kini menunggu langkah lebih lanjut dari pihak berwenang, khususnya KPK, terkait dugaan yang menyeret nama-nama besar di pemerintahan.***
