- Ringkasan:
- Wakil Ketua II DPRD Halmahera Selatan, Fadila Mahmud, mendorong penguatan UMKM agar mampu naik kelas.
- Melalui pelatihan dan sinergi dengan pemerintah daerah, berbagai produk lokal seperti sari pala, selai kenari, hingga abon tuna terus dikembangkan.
IndoBisnis — Upaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus didorong di Kabupaten Halmahera Selatan. Wakil Ketua II DPRD Halmahera Selatan, Fadila Mahmud, menegaskan komitmennya untuk mendorong pelaku UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas.
Menurut Fadila, salah satu kelompok usaha yang saat ini didorong untuk berkembang adalah UMKM UTO TABA. Kelompok tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Sebagai wakil rakyat, saya mendorong UMKM di Halmahera Selatan agar bisa naik kelas. Salah satunya UMKM UTO TABA. Kelompok ini kita dorong supaya produk-produk lokal di Halsel bisa lebih maju,” ujar Fadila.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah pelatihan telah diberikan kepada kelompok UMKM untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas ragam usaha berbasis potensi lokal.
Beberapa produk yang telah dikembangkan melalui pelatihan tersebut antara lain minuman sari pala, selai kenari, selai pala, hingga abon ikan tuna. Selain itu, masih banyak kelompok UMKM lain di Halmahera Selatan yang bergerak dalam berbagai jenis produk olahan lokal.
Fadila menuturkan bahwa penguatan sektor UMKM tidak bisa dilakukan sendiri oleh para pelaku usaha. Ia menilai perlu adanya dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga masyarakat, serta para pelaku usaha.
Sebagai wakil rakyat, ia bersama pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) terus berupaya memperkuat sektor UMKM di Halmahera Selatan.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada bulan Desember lalu pihaknya menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat.
“Dalam pelatihan itu kami menemukan bahwa rata-rata pelaku UMKM di Halmahera Selatan masih menghadapi beberapa kendala utama,” jelasnya.
Menurut Fadila, kendala yang paling sering dihadapi pelaku usaha antara lain keterbatasan modal usaha, izin halal, kemasan produk (packaging), serta akses pemasaran.
Ia menilai persoalan-persoalan tersebut perlu menjadi perhatian serius agar target peningkatan kapasitas UMKM dapat tercapai.
“Ini yang menjadi problem yang harus lebih difokuskan. Jika kendala-kendala ini bisa diatasi, maka target UMKM naik kelas di Halmahera Selatan bisa tercapai,” tegasnya.
Dorongan tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus membuka peluang bagi produk-produk lokal Halmahera Selatan untuk berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.
***
Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.
Artikel ini diterbitkan oleh IndoBisnis dengan judul: UMKM untuk Rakyat, Fadila Mahmud Dorong UMKM Naik Kelas di Halsel.
Disclaimer
Informasi yang disajikan oleh IndoBisnis.co.id bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan, hukum, maupun pajak.
IndoBisnis.co.id tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial yang diambil pembaca berdasarkan informasi dalam artikel ini. Pembaca disarankan berkonsultasi dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting.
