Senin, Juni 1, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISPemerintah Kunci Dana Ekspor di Dalam Negeri, Bank BUMN Diuntungkan

Pemerintah Kunci Dana Ekspor di Dalam Negeri, Bank BUMN Diuntungkan

  • Ringkasan Berita:
  • Pemerintah resmi memberlakukan aturan baru Devisa Hasil Ekspor (DHE) sumber daya alam mulai 1 Juni 2026 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026. Kebijakan tersebut mewajibkan eksportir menempatkan dana hasil ekspor di dalam negeri melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan ini akan meningkatkan likuiditas perbankan, memperkuat sektor keuangan nasional, serta menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

JAKARTA, Indobisnis — Pemerintah resmi menerapkan kebijakan baru terkait pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) mulai 1 Juni 2026 melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026.

Aturan tersebut mewajibkan eksportir menempatkan dana hasil ekspor di dalam negeri melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui peningkatan retensi devisa di dalam negeri.

Dengan masuknya dana ekspor ke sistem perbankan nasional, pemerintah berharap likuiditas valuta asing meningkat sekaligus memperkuat stabilitas sektor keuangan Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan penguatan DHE SDA akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perbankan nasional, khususnya bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himbara.

Menurutnya, penempatan dana hasil ekspor di dalam negeri akan meningkatkan cadangan dolar Amerika Serikat dan memperbesar kas yang dimiliki perbankan nasional.

“Dampaknya ke Himbara sudah jelas. Mereka akan memiliki dolar lebih banyak dan kas yang lebih besar. Dalam sektor keuangan dikenal istilah cash is king. Dengan likuiditas yang lebih kuat, posisi bank-bank Himbara akan semakin kokoh,” ujar Purbaya dikutip, Senin (1/6/2026).

Peningkatan likuiditas tersebut dinilai akan memperkuat daya tahan perbankan nasional dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

Purbaya menjelaskan selama ini sebagian dana hasil ekspor Indonesia masih tersimpan di luar negeri sehingga manfaatnya terhadap perekonomian domestik belum maksimal.

Melalui kebijakan baru DHE SDA, dana tersebut diharapkan lebih banyak berputar di dalam negeri dan digunakan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif.

“Sekarang uangnya ada di dalam negeri. Artinya tersedia dana yang lebih besar untuk membiayai dan menjadi bahan bakar bagi mesin-mesin perekonomian Indonesia,” katanya.

Menurutnya, semakin besar dana yang tersimpan di dalam negeri, semakin kuat pula kemampuan perbankan dalam menyalurkan kredit dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Masuknya dana DHE SDA ke bank-bank Himbara diperkirakan akan meningkatkan likuiditas perbankan secara signifikan.

Kondisi tersebut diyakini mampu memperbesar kapasitas pembiayaan sektor usaha, memperkuat penyaluran kredit, serta meningkatkan kemampuan bank dalam mendukung investasi dan aktivitas ekonomi.

Selain itu, peningkatan cadangan devisa di dalam negeri juga dinilai dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Selain meningkatkan retensi devisa, pemerintah juga akan memperkuat pengawasan terhadap implementasi kebijakan DHE SDA.

Purbaya mengakui bahwa kebijakan DHE sebelumnya belum berjalan optimal sehingga diperlukan mekanisme pengawasan yang lebih rinci dan terukur.

“Kebijakan ini memperkuat aturan DHE yang sebelumnya belum berjalan maksimal. Sekarang pengawasannya lebih detail sehingga kepatuhan dapat dipastikan,” ujarnya.

Pemerintah berharap penguatan pengawasan tersebut dapat memastikan seluruh eksportir mematuhi ketentuan baru yang telah ditetapkan.

Selain memberikan manfaat bagi perbankan, kebijakan baru DHE SDA juga diyakini akan memperkuat sektor keuangan Indonesia secara keseluruhan.

Likuiditas yang lebih besar, peningkatan cadangan devisa, serta pengawasan yang lebih ketat dinilai akan membuat sistem keuangan nasional lebih siap menghadapi gejolak ekonomi global.

Menurut Purbaya, penguatan sektor keuangan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keberlanjutan pertumbuhan nasional.

Menteri Keuangan optimistis kebijakan DHE SDA akan memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan dan investor.

Meningkatnya dana yang tersimpan di dalam negeri dinilai akan memperkuat kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

“Dampaknya harusnya positif bagi bank, positif bagi perekonomian, dan pada akhirnya memperkuat sektor finansial Indonesia,” tegas Purbaya.

Pemerintah berharap kebijakan ini menjadi instrumen strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat sektor keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pemberlakuan PP Nomor 21 Tahun 2026 menandai langkah baru pemerintah dalam mengoptimalkan manfaat devisa hasil ekspor untuk kepentingan nasional.

Dengan semakin banyaknya dana ekspor yang tersimpan di dalam negeri, pemerintah meyakini perbankan nasional akan semakin kuat, likuiditas meningkat, dan kemampuan pembiayaan ekonomi menjadi lebih besar.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tengah persaingan global.

***

Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.

Artikel ini diterbitkan oleh IndoBisnis dengan judul:Pemerintah Kunci Dana Ekspor di Dalam Negeri, Bank BUMN Diuntungkan

Disclaimer

Informasi yang disajikan oleh IndoBisnis.co.id bertujuan untuk edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran keuangan, hukum, maupun pajak.

IndoBisnis.co.id tidak bertanggung jawab atas keputusan finansial yang diambil pembaca berdasarkan informasi dalam artikel ini. Pembaca disarankan berkonsultasi dengan penasihat profesional sebelum membuat keputusan penting.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments