IB | Maluku Utara. — Sejumlah Organisasi Kepemudaan Plus (OKP) Cipayung menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Walikota Ternate, dan Mapolres Maluku Utara pada Rabu, 16 Agustus 2023.
Pengunjuk rasa meminta pemerintah kota Ternate untuk mengatasi sejumlah masalah yang belum terselesaikan hingga akhir masa jabatan Wali Kota Ternate, Tauhid Suleman.
Rifandi Umaternate, yang mewakili OKP Cipayung Plus mengatakan, “Persoalannya, pembangunan dermaga Hiri, air minum, listrik, dan jaringan telekomunikasi di tiga pulau terluar belum selesaikan,” katanya Kepada indobisnis.co.id.
Dalam aksi tersebut, massa juga menuntut agar pemerintah menyediakan rumah bagi warga Desa Kalumpang, Maliaro yang rumahnya dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN).
“Bahkan, tiga pulau Batang Dua, Hiri dan Moti (BAHIM) saat ini masuk dalam program prioritas pemerintah Kota Ternate,” lanjutnya.
“Kami menyerukan agar parkir liar di kota Ternate segera ditertibkan dan minta kepala dinas perhubungan diperiksa, dan kami menolak rencana kenaikan harga air minum,” ujarnya
Permintaan lain telah dibuat ke Polres Ternate untuk menangani kasus kekerasan seksual secara serius. “Jika anggota Polri kedapatan terlibat miras, narkoba, dan pelecehan seksual, maka polisi harus mengambil tindakan tegas terhadap oknum tersebut,” pungkasnya.
