Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaHUKUM DAN KRIMINALSaid Didu Sebut KPK Komisi Pelindung Kaesang Media Sosial Heboh, KPK Beri...

Said Didu Sebut KPK Komisi Pelindung Kaesang Media Sosial Heboh, KPK Beri Tanggapan

JAKARTA, IndoBisnis – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, kembali membuat gempar jagat maya melalui cuitannya di akun Twitter (X) pribadinya.

Dalam unggahan yang menjadi perbincangan hangat, Said Didu secara terang-terangan menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai “Komisi Pelindung Kaesang”.

Unggahan tersebut langsung memicu reaksi beragam di kalangan pengguna media sosial, terutama terkait dengan netralitas KPK dalam menangani kasus yang melibatkan keluarga Presiden Joko Widodo.

“KPK = Komisi Pelindung Kaesang?” tulis Said Didu di akun X miliknya, sebagaimana dikutip IndoBisnis.co.id pada Minggu (8/9/2024).

Pernyataan ini segera menarik perhatian publik, dengan banyak warganet mendukung pernyataan tersebut. Beberapa pengguna media sosial bahkan menyerukan aksi protes di depan gedung KPK.

“Pas bener itu, Pak,” tulis salah satu warganet yang mendukung pernyataan Said Didu.

“Yuk demo di KPK! Nggak cuma soal Kaesang, kita tuntut KPK usut semua orang yang bermasalah,” tulis warganet lain di kolom komentar.

“MK Mahkamah Kakak, MA Mahkamah Adik, KPK Komisi Pelindung Kaesang,” sindir salah satu warganet.

Menanggapi tudingan tersebut, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika, memberikan klarifikasi. Melalui pesan WhatsApp pada Minggu (8/9), Tessa menjelaskan bahwa KPK tetap berkomitmen untuk bekerja sesuai prosedur yang berlaku, tanpa membeda-bedakan setiap laporan yang masuk.

“Proses penelaahan terhadap isu tersebut masih berlangsung. KPK akan selalu bekerja sesuai dengan prosedur dan norma hukum yang ada, tanpa membeda-bedakan perlakuan terhadap semua laporan yang masuk,” jelas Tessa.

Ia menegaskan bahwa KPK tidak akan terpengaruh oleh opini publik atau tekanan dari pihak-pihak tertentu.

“Kami memastikan bahwa setiap laporan diproses secara objektif dan sesuai aturan hukum. Tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun, termasuk keluarga presiden,” tambahnya.

Isu ini semakin memperpanjang sorotan publik terhadap KPK, terutama terkait independensinya dalam menangani kasus-kasus besar yang melibatkan keluarga dan lingkaran terdekat Presiden Jokowi.

Meski demikian, KPK menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dalam pemberantasan korupsi.

Publik kini menantikan langkah selanjutnya dari KPK, apakah lembaga antirasuah ini akan mampu membuktikan independensi dan komitmennya dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments