Rabu, April 15, 2026
spot_img
BerandaEKONOMI DAN BISNISPurbaya Yudhi Tegaskan Defisit APBN 2026 Aman di Bawah 3% PDB, Stimulus...

Purbaya Yudhi Tegaskan Defisit APBN 2026 Aman di Bawah 3% PDB, Stimulus Ekonomi Tetap Digaspol Tanpa Utang Meledak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap terkendali di bawah batas aman 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini disampaikan di tengah rencana pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi guna mendorong pertumbuhan hingga 6 persen.

Dalam acara Economic Outlook di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2/2026), Purbaya menegaskan bahwa kondisi fiskal masih berada dalam jalur yang aman. Ia menepis kekhawatiran publik terkait potensi lonjakan utang negara. Menurutnya, pengelolaan defisit bukanlah hal yang sulit dikendalikan, mengingat pengalaman panjang pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Berdasarkan data pemerintah, defisit APBN 2025 tercatat sebesar Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen PDB, sedikit lebih tinggi dari proyeksi awal sebesar 2,78 persen. Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan defisit sebesar Rp689,14 triliun atau sekitar 2,68 persen PDB. Sementara itu, pembiayaan utang direncanakan mencapai Rp832 triliun dengan peluang penyesuaian setelah evaluasi penerimaan pajak pada kuartal kedua. Rasio utang terhadap PDB diperkirakan tetap berada di kisaran 40 persen, masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen.

Pemerintah juga menyiapkan strategi pengendalian melalui optimalisasi kas negara di luar anggaran yang mencapai Rp270 triliun. Dana tersebut direncanakan untuk mendukung stimulus ekonomi, khususnya guna menjaga momentum pertumbuhan. Pemerintah menilai peningkatan pertumbuhan ekonomi akan berdampak langsung pada kenaikan penerimaan negara, sehingga membantu menjaga defisit tetap terkendali.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perlambatan ekonomi global yang memengaruhi kinerja ekonomi nasional sepanjang 2025. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga prinsip kehati-hatian fiskal, sekaligus memastikan belanja negara, termasuk program sosial dan pembangunan infrastruktur, tetap berjalan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments