- Ringkasan Berita:
- Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bersama Bunda PAUD menghadiri Gebyar Siswa PAUD dalam rangka Hardiknas 2026, menegaskan komitmen terhadap pendidikan usia dini dan program wajib belajar 13 tahun.
IndoBisnis — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan tancap gas memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-118 tahun 2026.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, menghadiri Gebyar Siswa PAUD yang digelar melalui kolaborasi HIMPAUDI dan IGTKI Kota Tidore di Taman Rum Balibunga, Jumat (1/5/2026).
Kehadiran pemerintah daerah, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan/desa, menjadi sinyal kuat bahwa pendidikan usia dini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan prioritas strategis.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan bahwa pemerintah hadir langsung untuk memberi semangat kepada generasi bangsa sekaligus memastikan program pendidikan berjalan berkelanjutan.
“Hari ini kami hadir bersama para kepala dinas dan seluruh Bunda PAUD untuk melaksanakan Gebyar Siswa PAUD dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Sebagai wali kota, saya turut hadir memberikan semangat kepada anak bangsa. Mudah-mudahan semangat ini tetap membara dan program Indonesia Pintar ke depan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Secara tidak langsung, pernyataan tersebut menegaskan komitmen Pemkot Tidore dalam mengawal implementasi program pendidikan nasional di daerah.
Di sisi lain, Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, menekankan bahwa Hardiknas 2026 harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Ia menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan ruang edukatif untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak usia dini.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah menjalankan sejumlah program prioritas dari Kemendikdasmen, salah satunya program wajib belajar 13 tahun pra-SD. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas ajang perayaan Hardiknas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.
Pesan tersebut mempertegas arah kebijakan daerah yang selaras dengan agenda nasional, khususnya dalam memperluas akses dan kualitas pendidikan sejak tahap paling awal.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Pokja Bunda PAUD Ny. Sumiyati Ahmad Laiman, Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj. Nuraen Ismail Dukomalamo, para asisten dan staf ahli wali kota, pimpinan OPD, camat Tidore Utara dan Tidore Selatan, serta Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan/desa.
Adapun peserta kegiatan melibatkan siswa PAUD dari Kecamatan Tidore Utara dan Tidore Selatan, didampingi tenaga pendidik serta orang tua. Kolaborasi lintas unsur ini menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya lembaga pendidikan semata.
Di tengah peringatan Hardiknas, pesan Pemkot Tidore jelas dan tegas: membangun masa depan bangsa dimulai dari pendidikan usia dini—dan itu tidak bisa ditawar.
***
Mardan Amin Press IndoBisnis, berkontribusi dalam penulisan laporan ini.
