Sabtu, April 25, 2026
spot_img
BerandaBERANDADaerahKepulauan Bacan, Surga Tersembunyinya Halmahera Selatan 

Kepulauan Bacan, Surga Tersembunyinya Halmahera Selatan 

Maluku Utara, IndoBisnis – Secara administratif Kepulauan Bacan merupakan bagian dari Kabupaten Halmahera Selatan di Provinsi Maluku Utara dengan luas wilayah 2.793 km2. Kawasan Pulau Bacan merupakan surganya para pecinta batu akik.

Dijuluki sebagai ‘surga tersembunyi’, pulau ini memiliki banyak pantai indah. Dari Pantai Nusa Ra, Pantai Kupal, Pantai Derbi, dan lain-lain. Jika Anda mencari pemandangan berbeda, Anda juga bisa menikmati Pasir Putih Wayaua.

Pasir Putih Wayaua terletak di Desa Wayaua, Kecamatan Bacan Tenggara. Pasir putih dan air laut Wayaua yang jernih sungguh memesona. Apalagi pemandangan Pulau Bacan yang berbukit-bukit akan membuat Anda terpesona dengan keindahannya saat berada di Pasir Putih Wayaua.

Setelah sepuasnya menjelajahi objek wisata bahari di Pulau Bacan, Anda juga bisa mendalami sajian sejarahnya. Di sinilah letak Istana Sultan Bacan. Istana ini adalah tujuan wisata yang populer. Struktur arsitektur istana yang unik menyimpan banyak artefak sejarah dalam koleksinya.

Bagi yang mencari spot Instagramable, pengunjung bisa mengunjungi objek wisata Dermaga Biru dan Dermaga Merah di Pantai Sibela.

Dermaga Biru didominasi cat berwarna biru. Letaknya di Kecamatan Bacan Timur.

Blue Dock adalah pantai kecil dengan dermaga, restoran, dan cottage. Ini adalah tempat yang menyenangkan untuk berenang dan snorkeling.

Sedangkan Dermaga Merah yang dikenal dengan nama Pantai Sibela letaknya sejajar dengan garis pantai Dermaga Biru. Sesuai dengan namanya, Dermaga Merah juga didominasi warna merah.

Jika Anda berkunjung ke Pulau Bacan di Kabupaten Halmahera Selatan, Anda akan menjumpai batu Bacan seberat 1,5 ton. Batu ini diletakkan di halaman depan kompleks Istana Bima Kesultanan Bacan.

Ini berfungsi sebagai simbol tempat itu. Batu berwarna coklat bermotif hijau itu ditemukan warga di Desa Palamea di Pulau Kasiruta.

Batu tersebut dibawa ke kompleks Kesultanan Bacan di Labuha pada April 2015. Batu tersebut hanya bisa dilihat dan disentuh, namun tidak bisa dibeli. Kabarnya, sudah ada tawaran yang disodorkan hingga miliaran rupiah.

Di kawasan Pulau Bacan, Anda juga bisa menemukan jembatan kecil termahal karena lantainya dihiasi batu hias yang bersumber dari daerah tersebut.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments