Minggu, April 26, 2026
spot_img
BerandaHUKUM DAN KRIMINALOTT KPK, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Diusung Enam Partai Politik

OTT KPK, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Diusung Enam Partai Politik

JAKARTA, IndoBisnis – Gubernur Bengkulu sekaligus calon petahana Pilkada 2024, Rohidin Mersyah, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu, 23 November 2024.

OTT ini menyeret delapan orang, termasuk Rohidin, dalam dugaan kasus pungutan dana untuk kepentingan pemilihan kepala daerah.

Rohidin diketahui diusung oleh enam partai politik, yakni Golkar, Hanura, PKS, PBB, Perindo, dan PSI. Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu (24/11/2024), sekitar pukul 14.33 WIB.

Saat tiba, Rohidin tampak mengenakan kaus lengan panjang berkerah warna gelap, celana panjang cokelat, topi Polo putih, dan masker putih.

Sementara itu, tujuh pihak lainnya yang juga diamankan dalam OTT memasuki Gedung KPK melalui pintu belakang. Mereka semua menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus ini.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan, OTT ini berhubungan dengan dugaan pungutan yang dilakukan terhadap pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Dana tersebut diduga digunakan untuk kebutuhan Pilkada Rohidin.

“Pungutan ke pegawai untuk pendanaan Pilkada sepertinya. Detailnya akan kami sampaikan lebih jelas sore ini,” kata Alexander pada Minggu (24/11/2024).

Selain itu, KPK turut mengamankan barang bukti berupa sejumlah uang yang diduga berasal dari pungutan tersebut. “Sejumlah uang turut diamankan, namun masih dalam proses perhitungan,” ujar Alexander.

Tujuh pihak lain yang terjaring OTT telah menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Bengkulu sebelum diterbangkan ke Jakarta bersama Rohidin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto menyebutkan, informasi lebih rinci terkait identitas, konstruksi perkara, serta barang bukti akan dipaparkan dalam konferensi pers pada Minggu malam.

“Detail mengenai kasus ini, termasuk peran para pihak yang diamankan, akan kami sampaikan dalam konferensi pers nanti,” kata Tessa.

Rohidin Mersyah, yang mencalonkan diri kembali sebagai gubernur Bengkulu untuk periode 2024–2029, kini menghadapi tekanan besar di tengah masa kampanye. Kasus OTT ini dinilai dapat memengaruhi elektabilitasnya di mata para pemilih.

Sebagai calon petahana yang didukung enam partai besar, kasus ini menjadi sorotan publik dan berpotensi mengubah dinamika politik Pilkada di Bengkulu.

“Kami memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan. KPK akan transparan dalam mengungkap fakta-fakta kasus ini,” tegas Alexander.

Konferensi pers resmi KPK dijadwalkan berlangsung malam ini pukul 09.00 WIB, untuk memberikan informasi lebih lengkap terkait OTT dan pemeriksaan para tersangka.***

Artikel ini telah tayang di IndoBisnis.co.id.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments