Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaHUKUM DAN KRIMINALRoadshow Bus Antikorupsi 2024: Hajar Serangan Fajar, Jelajahi 12 Daerah di Jawa...

Roadshow Bus Antikorupsi 2024: Hajar Serangan Fajar, Jelajahi 12 Daerah di Jawa dan Edukasi 2 Juta Orang

JAKARTA, IndoBisnis – Tepat lima bulan lalu, publik disuguhkan dengan pemandangan sebuah bus berwarna biru langit dengan aksen kuning dan merah yang melaju menjelajahi Pulau Jawa.

Bus tersebut bukan sembarang bus, melainkan Bus Antikorupsi milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kembali menggelar roadshow pada tahun 2024.

Roadshow ini membawa semangat “Hajar Serangan Fajar”, sebuah kampanye yang bertujuan mengajak masyarakat untuk menolak politik uang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Roadshow ini dimulai secara resmi pada 30 Mei 2024 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dengan rute mencakup 12 daerah di empat provinsi.

Sepanjang perjalanannya, Bus Antikorupsi telah berkelana selama 110 hari, menyusuri 1.700 kilometer melintasi Pulau Jawa.

Setiap persinggahannya bertujuan untuk menyosialisasikan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat, terutama menjelang Pilkada serentak yang akan digelar pada November 2024.

Jelajah 12 Daerah, Edukasi 2 Juta Orang

Bus Antikorupsi KPK telah menyentuh 12 daerah, termasuk Kabupaten Bangkalan, Bojonegoro, Surabaya, Brebes, Wonosobo, Semarang, Cianjur, Bandung Barat, Bandung, Lebak, Pandeglang, dan Kota Serang. Selama perjalanan panjang ini, lebih dari dua juta orang telah terpapar pesan-pesan edukasi tentang bahaya korupsi dan pentingnya menolak politik uang.

Ketua KPK, Nawawi Pomolango, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Jika masyarakat tidak terlibat, maka upaya kita akan sia-sia. Keterlibatan masyarakat adalah langkah penting untuk memberantas korupsi,” ujarnya saat Bus Antikorupsi singgah di Bandung.

Hajar Serangan Fajar: Bentengi Diri dari Politik Uang

Kampanye “Hajar Serangan Fajar” yang diusung dalam roadshow ini menjadi seruan bagi masyarakat agar berani menolak politik uang.

KPK menekankan bahwa nilai-nilai antikorupsi, seperti kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab, harus ditegakkan dalam setiap pemilihan kepala daerah.

“Fenomena politik uang sering kali melibatkan masyarakat tanpa mereka sadari. Karena itu, kita harus mengedukasi masyarakat agar dapat membentengi diri dari praktik-praktik tersebut,” ujar Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana.

Dengan berakhirnya roadshow Bus Antikorupsi di Kota Serang pada 8 September 2024, KPK berharap kampanye ini bisa menjadi investasi jangka panjang untuk generasi penerus, mewujudkan cita-cita Indonesia yang bebas dari korupsi.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments